KONFERENSI EDUKASI INDONESIAX KE- IX

October 11, 2018 | 1 Minute Read

IndonesiaX adalah nama produk dari PT Education Technology Indonesia (ETI), yang mottonya adalah ‘Enriching Lives Through Education’. IndonesiaX didukung oleh Dewan Penasehat yang beranggotakan para tokoh pendidikan dan pimpinan perusahaan terkemuka di Indonesia yang berperan memberi masukan-masukan mengenai MOOC yang akan ditawarkan berikutnya dan bagaimana teknologi dapat dikembangkan lebih jauh sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan para partner.

Pada hari ini, 9 Oktober 2018, IndonesiaX kembali mengadakan konferensi pendidikan kuartalan, kali ini dengan topik “Millennials and Financial Planning”, bertempat di Binus University Kampus Anggrek dan dimoderatori oleh Ria Devita DJS, M.Psi. Acara ini dilangsungkan atas kolaborasi IndonesiaX dengan Binus University, dimana kedua belah pihak memiliki visi yang sama agar millennials lebih aware terhadap perencanaan keuangan guna meningkatkan kesadaran untuk merencanakan masa depan secara seksama. Konferensi ini diisi oleh pakar, praktisi usaha, maupun para millennials yang akan menyampaikan teori, wawasan, serta pengalaman yang mereka miliki mengenai pengelolaan keuangan. Sampai hari ini tercatat 200.000 pembelajar yang telah mengikuti kursus-kursus di platform IndonesiaX.co.id dari 34 provinsi.

Prof Muhammad Nuh, guru besar Fakultas Teknik ITS dan Ketua Dewan Waqaf Indonesia menyatakan “IndonesiaX dalam usahanya untuk memenuhi kehausan keilmuan, terus berusaha menampilkan para ahli yang prominent dari perguruan tinggi dan lembaga ternama untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Semua itu dilakukan secara masif agar terjadi kapitalisasi pengetahuan untuk mewujudkan masyarakat berbasis pengetahuan (knowlege based society).” Lucy Pandjaitan, Founder dan CEO IndonesiaX, menyatakan sangat mengapresiasi Binus yang menjadi tuan rumah konferensi kuartalan ke-9 IndonesiaX ini setelah sebelumnya konferensi ke-8 dilangsungkan di Universitas Gajah Mada dan yang ke-5 di UI. “IndonesiaX ingin membantu mendemokratisasi pendidikan dan keterampilan melalui platform pendidikan berbasis web yang bisa diakses oleh siapa saja, di manapun hingga pelosok negeri. Kolaborasi dengan universitas negeri dan swasta untuk menghasilkan kursus-kursus berkualitas dan menyebarkan info tentang keberadaan platform ini adalah salah satu cara paling efektif.”